Spotify Resmi Luncurkan Video Musik untuk Pelanggan Premium, Mirip YouTube Music?

Spotify secara resmi memperluas katalognya dengan meluncurkan fitur video musik resmi untuk pengguna Premium di Amerika Serikat dan Kanada, sebuah langkah yang disebut-sebut meniru rivalnya, YouTube Music.

Spotify Resmi Perkenalkan Video Musik: Saingan Baru Bagi YouTube Music?

Layanan streaming audio terbesar di dunia, Spotify, terus memperluas fiturnya di luar ranah audio murni. Setelah sukses dengan podcast video, kini giliran video musik resmi yang mulai digulirkan kepada lebih banyak pelanggan. Pembaruan ini menarik perhatian karena mekanisme operasionalnya terlihat sangat mirip dengan cara kerja YouTube Music.

Spotify memang telah menguji coba fitur video musik ini di berbagai belahan dunia sejak awal tahun 2024. Namun, kini giliran pelanggan Premium di Amerika Serikat dan Kanada yang mendapatkan akses ke fitur yang sangat dinantikan ini. Video musik dapat diakses melalui berbagai perangkat, mulai dari aplikasi Spotify untuk TV, desktop, hingga perangkat seluler seperti iPhone, iPad, dan Android.

Bagaimana Cara Kerja Fitur Video Musik Spotify?

Integrasi video musik ini dirancang agar mudah digunakan oleh pengguna yang sedang mendengarkan lagu. Apabila sebuah lagu memiliki video musik yang tersedia, sebuah tombol bertuliskan “Switch to video” (Beralih ke video) akan muncul di layar. Dengan sekali ketuk, video akan mulai diputar tepat dari titik di mana lagu tersebut dihentikan.

Keunggulan fitur ini terletak pada fleksibilitasnya. Pengguna dapat dengan mudah beralih kembali ke mode audio hanya dengan menekan tombol lain. Untuk pengguna seluler, memutar perangkat ke mode lanskap (horizontal) akan menampilkan video musik dalam mode layar penuh (full-screen).

Katalog Awal dan Kemiripan dengan YouTube Music

Dalam pengumumannya, Spotify menyatakan bahwa peluncuran ini memungkinkan pengguna Premium di AS dan Kanada untuk mulai menjelajahi katalog video musik awal yang masih terbatas. Katalog ini mencakup video dari artis-artis ternama seperti Ariana Grande, Olivia Dean, BABYMONSTER, Addison Rae, Tyler Childers, Natanael Cano, dan Carín León.

“Ekspansi ini memberikan akses kepada jutaan pendengar ke katalog video musik resmi, mulai dari versi studio hingga penampilan live dan cover. Katalog video awal untuk saat ini masih terbatas selama fitur berada dalam tahap beta, namun ketersediaan akan bertambah dengan cepat dalam beberapa bulan mendatang,” jelas pihak perusahaan.

Mekanisme yang digunakan Spotify ini sangat identik dengan apa yang ditawarkan oleh YouTube Music. Di YouTube Music, pengguna juga disuguhi fitur toggle yang memungkinkan mereka beralih mulus antara versi audio dan versi video, serta antarmuka pemutar layar penuh saat perangkat diputar ke mode lanskap.

Meskipun demikian, ada kritik yang sering dialamatkan kepada YouTube Music terkait pencampuran video dengan musik reguler, yang kadang menimbulkan masalah kegunaan. Spotify kemungkinan akan menghadapi tantangan serupa seiring dengan semakin banyaknya lagu yang dilengkapi dengan video.

Strategi Video Jangka Panjang Spotify

Langkah penambahan video musik ini merupakan bagian dari dorongan jangka panjang Spotify untuk menjadi platform yang lebih visual. Sebelumnya, Spotify telah memperkenalkan serangkaian fitur visual lainnya:

  • Halaman Hitung Mundur (Countdown Pages): Digunakan untuk mempromosikan album yang akan datang.
  • Canvas: Video pendek berulang yang digunakan sebagai pengganti album art pada beberapa lagu.
  • Clips: Fitur video pendek bergaya TikTok.

Fitur-fitur visual ini diklaim bertujuan untuk membantu artis menjangkau pendengar yang sudah memainkan musik mereka. Namun, penting dicatat bahwa fitur video musik saat ini hanya tersedia untuk pelanggan Premium. Pengguna akun gratis tidak akan melihat opsi ini. Hal ini memperkuat upaya Spotify untuk meningkatkan nilai dan daya tarik dari langganan Premium mereka di tengah persaingan ketat dengan platform streaming lain seperti Apple Music dan, tentu saja, YouTube Music.

Dengan mengadopsi mekanisme yang familiar dari rival utamanya, Spotify berupaya menawarkan pengalaman yang lebih kaya kepada penggunanya. Keberhasilan fitur ini sangat bergantung pada kecepatan Spotify dalam memperluas katalog video mereka serta seberapa baik mereka mengelola integrasi agar tidak mengganggu pengalaman mendengarkan musik inti yang sudah menjadi kekuatan utama mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *